Sabtu, 30 Mei 2015

Perkenalan tempat

Seperti yang diketahui saya dan teman-teman mencari rumah makan yang dapat dipromosikan. Rumah makan yang merupakan usaha kecil menengah (UKM) dimana kita dapat memperkaenalkan makanan-makanan khas Indonesia. Akhirnya kami menemukan Warung Bambu. Warung Bambu ini berada di Jalan Anggrek, Rawa Belong (samping kampus Anggrek). Tempatnya nyaman untuk nongkrong karena tempat yang teduh. Jelas saja warung ini berada di bawah pohon sehingga kerindangannya tidak usah ditanya lagi. Warung ini sangat ramai oleh anak Binus karena tempatnya yang nyaman dan makanan yang enak.

Sesuai  dengan namanya warung ini terbuat dari bambu sehingga terihat sangat tradisional. Memang tempatnya agak sedikit gelap namun sangat nyaman untuk ditongkrongi. Kami juga bertemu dengan yang memiliki warung untuk meminta izin untuk dipromosikan usahanya. Tujuannya adalah bukan cuma anak binus saja yang datang ke tempat ini namun anak kampus lain, orang-orang disekitar dan orang yang jauh pun rela datang untuk menikmati makanan yang ada disini. Maka dari itu kami berniat untuk membantu usaha kecil ini untuk berkembang

Ibu pemilik warung bernama Ibu Rasya. Beliau sangat terbuka dan berbaik hati untuk kami bantu mempromosikan usahanya ini. Kami pun dengan mudahnya mendapat persetujuan dari Ibu Rasya ini.  

Senin, 25 Mei 2015

Inilah awalnya

            Kegiatan sosial merupakan hal rutin yang diberikan oleh Bina Nusantara University untuk mengembangkan pembinaan karakter bagi setiap mahasiswa-mahasiwinya. Mungkin baru Binus University yang menerapkan hal seperti ini, apalagi Binus mampu menggandeng Teach For Indonesia (TFI) dalam pembentukkan karakter ini. Dalam pengerjaan kegiatan sosial ini, saya Mailin dari kelas LD66 jurusan Hubungan Internasional memulai semuanya dari pembentukkan kelompok. Dosen memberikan keleluasaan untuk memilih teman sekelompok kami. Maka dari itu, akan lebih baik jika bekerjasama dengan orang-orang yang sudah dikenal. 
          Sungguh suatu hal yang menarik disini melakukan hal sosial tanpa bantuan TFI seperti semester kemarin. Saya berharap dengan bantuan kecil dari saya mungkin akan ada hal dikedepannya yang terjadi dan membuat perubahan di masyarakat nantinya. Kami memilih untuk melakukan promosi UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Seperti yang kita ketahui UKM merupakan salah satu penyumbang dalam ekonomi Indonesia. Sayangnya, Indonesia hanya menempati urutan ke-4 dalam pengembangan UKM dari negara Asia Tenggara lainnya ,seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Negara Indonesia yang yang memiliki banyak penduduk seharusnya bisa memanfaatkan SDM yang mumpuni untuk mengembangkan UKM.
                 Maka dari itu, kami ingin membantu salah satu UKM yang ada di Indonesia agar dapat mengembangkan usahanya tidak hanya di dalam negeri namun juga bisa ke luar negeri. UKM di Indonesia sebenarnya sangat mumpuni untuk dikembangkan namun hanya terbentur kebijakan-kebijakan daerah dan pusat yang tidak mencapai kesepakatan yang jelas sehingga UKM daerah kurang bisa berkembang ke luar negeri.